Tiga Pejabat STAHN Mpu Kuturan Dilantik, Suwindia Ingatkan Standing Position Untuk Wujudkan Visi Lembaga

STAHN Mpu Kuturan Jalin MOU Dengan Bawaslu, Libatkan Mahasiswa Dalam Pengawasan Partisipatif
September 13, 2021
Implementasikan Budaya Mutu STAH N Mpu Kuturan Singaraja, Latih Auditor Mutu Internal.
September 16, 2021

SINGARAJA, HUMAS – Ketua Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja Dr. I Gede Suwindia, M.A mengangkat Tiga Dosen Dalam Tugas Tambahan pada Unit kerja. Pelantikan dan pengangkatan tersebut berangsung di Aula Rektorat Kampus Jalan Pulau Menjangan Rabu, 15 September 2021.

Mereka yang dilantik masing-masing I Made Gami Sandi Untara sebagai Ketua Program Studi (Prodi) Filsafat Hindu Jurusan Brahma Widya, Ayu Veronika Somawati sebagai Sekretaris Prodi Filsafat Hindu, dan Ni Putu Dian Utami Dewi sebagai Kepala Unit Pengembangan Bahasa. Ketiganya dilantik untuk menggantikan pejabat sebelumnya yang sedang melanjutkan tugas Belajar Studi Doktoral.

Gede Suwindia dalam sambutannya mengatakan, pembacaan sumpah yang telah dilakukan merupakan bentuk tanggung jawab yang telah melekat untuk dipikul saat diberikan tugas. Untuk itu, Ia pun mengingatkan kepada ketiganya untuk selalu tetap berada pada posisinya untuk bersama-sama mewujudkan visi besar lembaga STAHN Mpu Kuturan Singaraja.

Hal itu juga berlaku untuk seluruh sivitas akademika sebagai pengelola lembaga untuk menyuarakan dan menyampaikan termasuk menginformasikan program yang diamanatkan Negara, mulai dari tingkat tertinggi di Pusat, Kementerian, hingga ketingkat bawah yakni ke Kampus.

“Saya masih melihat ada saja masalah yang kita hadapi, baik kecil menengah dan besar. Ini tentu akan mengganggu roda perjalan kedepan dan kerja yang bisa membuat target kita tidak maksimal,” ujarnya.

Oleh karenanya, STAHN Mpu Kuturan Singaraja lanjut Suwindia wajib untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Apalagi saat ini, Lembaga sedang berkembang, sehingga semua pihak harus mengawal visi lembaga. SDM yang unggul menurutnya, salah satunya adalah melek pada dunia digital, terkhusus lagi pada media.

“ Untuk internal saya meminta untuk menggawangi, setiap ada potensi negatif segera lakukan koordinasi. Seratus wacana negatif gempur dengan seribu wacana positif. Semoga niat kita membangun lembaga ini menjadi besar sebagai lembaga umat, bisa tercapai dengan baik,” pungkasnya. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.