Tiga Paslon “Bertarung” Untuk Posisi Pimpinan BEM STAHN

Pengumuman peserta Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Kecakapan Bahasa Inggris gelombang I pada penerimaan mahasiswa baru Program Sarjana (S1) tahun akademik 2021/2022
April 7, 2021
Kampanye Dimasa Pandemi, Para Paslon Manfaatkan Media Sosial Untuk Cari Dukungan
April 8, 2021

SINGARAJA, HUMAS – Panitia Pemilihan sudah menetapkan tiga pasangan calon (Paslon) yang akan “bertarung” dalam Pemilihan Pimpinan (Ketua dan Wakil Ketua) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja. Kini ketiga paslon sedang mempromosikan diri dengan menyampaikan program kerja untuk merebut hati seribu lebih pemilih yang berasal dari seluruh Mahasiswa STAHN.

Pelaksanaan perebutan suara dalam pemilihan tersebut dipastikan akan berlangsung sengit. Pasalnya, para calon Ketua BEM STAHN Mpu Kuturan memilih pasangan lintas Jurusan. Paslon nomor urut satu I Kadek Oka Sanjaya yang merupakan mahasiswa Prgram Studi Hukum Hindu Jurusan Dharma Sastra, berpasangan dengan Komang Bayu Suta Atmaja yang merupakan Mahasiswa prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Dharma Acarya.

Sementara paslon nomor urut dua Astu Arya Putra yang notabene mahasiswa Filsafat Hindu, Jurusan Brahma Widya, berpasangan dengan Kadek Ria Parwati mahasiswa Program Studi Penerangan Agama Hindu Jurusan Dharma Duta. Begitu juga dengan Paslon nomor urut tiga Luh Kartika Dewi mahasiswa Filsafat Hindu, Jurusan Brahma Widya berpasangan dengan Putu Welding Audry mahasiswa Pariwisata Budaya, Jurusan Dharma Duta.

Tensi tinggi dan juga perebutan suara kemungkinan besar akan terjadi pada Jurusan Brahma Widya dan juga Dharma Duta. Mengingat, calon Ketua BEM nomor urut dua dan nomor urut tiga berasal dari Jurusan yang sama yakni Brahma Widya. Begitupula dengan calon Wakil Ketua masing-masing, yang merupakan mahasiswa jurusan Dharma Duta.

Ketua Panitia Pemilihan BEM STAHN Mpu Kuturan Singaraja Ni Komang Deviana menjelaskan, saat ini proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua masuk dalam tahapan kampanye sampai dengan 9 April 2021 mendatang. Perkenalan dan penyampaian visi misi serta program kerja masing-masing paslon disampaikan melalui video yang dibuat masing-masing paslon dengan durasi minimal tiga menit. Selain itu, kampanye juga diizinkan dengan menggunakan pamphlet yang disiapkan swadaya oleh masing-masing paslon.

“Pelaksanaan kampanye itu terserah dan sekreatif masing-masing paslon. Mau seperti apa menarik perhatian, dan untuk pamflet paslon dibuat sama paslonnya sendiri,” jelasnya.

Selain tahapan kampanye, masing-masing paslon juga nantinya akan doberikan kesempatan untuk adu gagasan dalam tahapan debat yang akan berangsung 10 April 2021. Dalam tahapan debat yang rencananya akan disiarkan secara langsung Mpu Kuturan TV itu, nantinya setiap paslon akan endapatkan kesempatan menyampaikan visi misi dan program kerja. Mereka juga nantinya akan diwajibkan untuk menjawab pertanyaan yang sudah disiapkan oleh panitia. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.