STAHN Mpu Kuturan Rancang Pembangunan Gedung Kelas Baru Tahun 2022

Implementasikan Budaya Mutu STAH N Mpu Kuturan Singaraja, Latih Auditor Mutu Internal.
September 16, 2021
STAHN Mpu Kuturan Gelar Pelatihan Bahasa Sansekerta
September 20, 2021

SINGARAJA, HUMAS – Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja mulai merancang untuk melaksanakan pembangunan gedung kelas baru pada tahun 2022 mendatang. Gedung kelas baru akan dibangun untuk jurusan Brahma Widya dan Dharma Sastra.

Hal itu terungkap saat Perencana Direktorat Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu, Kementerian Agama RI Nengah Sukadana Senin, 20 September 2021 berkunjung ke STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja di kampus Jalan Pulau Menjangan, Banyuning. Kunjungannya diawali dengan meninjau pembangunan gedung kelas untuk jurusan Dharma Acarya dan Dharma Duta. Diketahui jika progres pembangunan gedung tahap II tersebut hingga kini sudah mencapai 73 persen.

Usai melaksanakan peninjauan, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Focus Group Discution (FGD) di Aula Gedung Rektorat kampus Jalan Pulau Menjangan, Banyuning. FGD dibuka Wakil Ketua II Ida Made Windya. Hadir pula dalam kegiatan FGD tersebut Wakil Ketua I I Made Sedana, Wakil Ketua III sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Ida Bagus Wika Krishna, dan para Ketua Jurusan serta Ketua Prodi.

Dalam sambutannya, Ida Made Windya menyebut jika kebutuhan gedung di STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja masih banyak untuk mewujudkan kampus ideal. Beberapa diantaranya adalah Gedung kelas serta Gedung Auditorium. Jika gedung kelas bisa diwujudkan tahun 2022 mendatang, kebutuhan kelas untuk empat jurusan yang ada di STAH Negeri Mpu Kuturan sudah terpenuhi.

“Kami mohon bisa diprioritaskan. Terlebih tahun depan STAHN Mpu Kuturan dicanangkan untuk zona integritas sehingga sarpras sudah terpenuhi untuk mendukung penilaian. Kerjasama untuk mewujudkan ini bisa terjalin dan mohon atensinya dan mohon diarahkan perencana kami,”ujarnya.

Ditemui usai kegiatan, Perencana Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Nengah Sukadana mengaku bangga setelah melihat perkembangan kampus Hindu Negeri satu-satunya di Bali Utara tersebut. Menurutnya, gencarnya pembangunan fisik seimbang dengan keberadaan mahasiswa setiap tahunnya yang selalu mengalami peningkatan. Di tahun 2022 mendatang pun, akan dibangun gedung kelas untuk dua jurusan.

“Gedung kelas kita rencanakan 2022 menyesuaikan dengan kondisi anggaran, dipagu indikatif sudah teranggarkan Rp12,5 miliar, untuk gedungnya. Kalau ada sisa lelang kita bisa optimalkan untuk melanjutkan sampai selesai, atau di tahun 2023 dilanjutkan. Kalau auditorium kita rencanakan 2023,” ujarnya.

Sementara itu, Ida Bagus Wika Krishna selaku PPK mengatakan, anggaran untuk pembangunan gedung kelas sudah dipastikan dan akan dilaksanakan di tahun 2022 mendatang. Pihaknya pun akan bergerak cepat untuk melakukan interpolasi memasukkan program tersebut dalam perencanaan. Skemanya, pembangunan gedung kelas akan dilaksanakan secara bertahap, mengingat kebutuhan pembangunan sampai dengan finishing dan pemenuhan sarpras mencapai Rp19 Miliar.

“Mulai sekarang kita bergerak, dan Desember sudah clear review perencanaan, februari kita bergerak untuk proses lelang. Bulan maret sudah kontrak dan kerja. Kita lihat perkembangan dananya, berarti akan bertahap tidak sampai finishing, karena kebutuhan total Rp19 miliar beserta isinya,” ujarnya. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.