STAHN Mpu Kuturan Gelar Pelatihan Kepinanditaan dan Sarati Banten

Kunjungi STAH Negeri Mpu Kuturan, Kordinator Stafsus Presiden RI Tinjau Pembangunan Asrama, Pura dan Gedung Kelas
September 23, 2021
KSR PMI STAHN Mpu Kuturan Sabet Jawara Untuk Simulasi Pertolongan Pertama
September 27, 2021

SINGARAJA, HUMAS – Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja menggelar pelatihan Kepinanditaan dan Sarati Banten di Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Masyarakat setempat.

Kegiatan pelatihan Kepinanditaan dan Sarati Banten tersebut berlangsung selama dua hari yakni 25 dan 26 September 2021. Mereka yang terlibat adalah Jro Mangku Merajan, Panti, Khayangan Tiga, Khayangan Desa, serta Paguyuban Pemangku se Desa Kekeran Kecamatan Busungbiu.

Dosen Jurusan Brahmawidya yang juga sebagai narasumber dalam pelatihan tersebut Ketut Agus Nova, S.Fil.H,. M.Ag mengatakan, kegiatan tersebut serangkaian dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata mahasiswa STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja yang bekerja sama dengan Desa Adat Kekeran. Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas dalam pemahaman ajaran Agama Hindu.

“Sudah barang tentu untuk meningkatkan kualitas pemangku dalam pemahaman Agama Hindu, serta Tri Kerangka Dasar Agama Hindu yang meliputi Tattwa, Susila, dan Upacara,” ujar Pria yang akrab disapa Bhawati Anom ini.

Sementara itu, Jro Mangku Mahardika dari PHDI Kecamatan Busungbiu, member apresiasi terhadap pelatihan Kepinanditaan dan Sarati Banten tersebut. “Agar para pemangku memahami dari pada ajaran suci agama hindu dan mengetahui dari tugas dan kewenangan seorang pemangku “sukertaning pemangku”. Agar kegiatan ini bisa terus berjalan,” katanya.

Selain Bhawati Anom, kegiatan tersebut juga menghadirkan dua narasumber lainnya. Mereka masing-masing Dr  Dra. Ni Wayan Murniti, M.Ag dosen STAH Negeri Mpu Kuturan, dan Drs. I Made Pasek dari Kementerian Agama Kabupaten Buleleng. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published.