STAHN Mpu Kuturan Dukung Konservasi Alam, Laksanakan Penanaman Pohon Di Desa Pejarakan

UKM Musik STAH N Mpu Kuturan Singaraja Raih Juara 1 Tingkat Nasional
March 8, 2022
Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan Publik, Dosen dan Pegawai STAHN Mpu Kuturan Digembleng
March 14, 2022

SINGARAJA, HUMAS – Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja mengikuti kegiatan konservasi alam berupa penanaman pohon di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak Minggu, 6 Maret 2022. Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan berbagai kelompok masyarakat di Buleleng.

Program konservasi alam tersebut merupakan gerakan membangun kesadaran yang bertajuk TAPO (Tanah, Air dan Pohon). Gerakan ini merupakan kolaborasi berbagai masyarakat untuk peduli terhadap Konservasi Alam yang ada di Buleleng. Kegiatan yang dilakukan dengan menanam berbagai jenis pohon yang memiliki kemampuan menahan air bawah tanah. Tanaman yang ditanam jenis fikus dan aren. Seluruh bibit tanaman ini merupakan tanaman yang endemik di Buleleng.

Program tersebut sejatinya sudah berlangsung sejak awal Tahun 2022 lalu. Sementara STAHN Mpu Kuturan Singaraja melalui Dosen dan Mahasiswa di Prodi Pariwisata Budaya terlibat aksi penanaman pohon di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak.

Kaprodi Parbud STAHN Mpu Kuturan Singaraja Kadek Wiramarta, M. Pd menjelaskan, kegiatan penanaman pohon ini merupakan bentuk kepedulian dan komimen lembaga. Terlebih dalam beberapa waktu lalu, STAHN Mpu Kuturan Singaraja telah memaparkan program-program yang akan dijalankan untuk konservasi alam serangkaian dengan Sastra Saraswati Sewana tahun 2022 yang digagas Puri Kauhan Ubud.

“Bagaimana kemudian pemuliaan air itu tidak hanya dilakukan di hulu saja, tetapi sampai dengan di hilir. Dan ini salah satu bukti nyata yang bisa dikerjakan, dengan melakukan penanaman pohon,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Pangan Bali Utara Tobing Crysnanjaya mengatakan, seluruh bibit yang ditanam merupakan hasil sumbangan dari berbagai pihak. Sumbangan pohon, diserahkan lewat Koperasi Pangan Bali Utara. Koperasi Pangan Bali Utara sebagai kolaborator dalam kegiatan TAPO, bertugas untuk menyiapkan bibit dari para pembuat bibit yang ada di Buleleng, menerima donasi dan menyalurkan kepada kelompok masyarakat.

“Kami Koperasi Pangan Bali Utara, mempunyai program tree adoption program yang berfokus pada Konservasi alam. Program inilah yang kita kolaborasikan dengan kelompok masyarakat dengan nama gerakan TAPO, tanah air dan pohon,” ungkapnya. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published.