Siapkan Generasi Unggul Bermartabat, STAHN Mpu Kuturan Gelar PKKMB Daring

Pengumuman Perpanjangan Pembayaran SPP Semester Ganjil 2021/2022
August 23, 2021
Gali Keunikan Desa, Prodi Teologi Hindu Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Kubutambahan.
August 25, 2021

SINGARAJA, HUMAS – Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja, menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2021 secara daring. Kegiatan tersebut merupakan upaya memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus dan sistem pendidikan di perguruan tinggi.

PKKMB tahun 2021 yang mengambil tema “Generasi Unggul Bermartabat Menyongsong Era Society 5.0” dibuka oleh Ketua Stah STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja, Dr. I Gede Suwindia, S.Ag., M.A Selasa, 24 Agustus 2021. Dengan melibatkan 506 orang Mahasiswa Baru, kegiatan tersebut akan berlangsung selama tiga hari sampai dengan Kamis, 26 Agustus 2021.

I Gede Suwindia dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan PKKMB merupakan salah satu agenda besar dari STAH Negeri Mpu Kuturan. Sehingga, dalam dituasi pandemi, agenda tersebut tetap harus dilaksanakan walaupun secara daring. Menurutnya, PKKMB adalah sebuah kegiatan untuk menyamakan persepsi, untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman. Sehingga mahasiswa baru sudah bisa memposisikan diri sebagai bagian dari STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja, untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita dan mimpi lembaga.

Mantan Ketua KMHDI ini juga sedikit menyayangkan karena pelaksanaan PKKMB hanya bisa dilakukan secara daring mengingat masih dalam situasi pandemi. Padahal menurutnya, jika bisa dilaksanakan secara tatap muka akan bisa terlaksana lebih meriah. Terlebih saat ini lembaga sedang melaksanakan pembenahan secara fisik dengan dibangunnya Gedung Kelas dan juga Asrama.

“Seandainya tidak pandemi, betapa rindunya saya, semaraknya kegiatan ini apalagi kalau ke kampus melihat kampus sedang berbenah pembangunan fisik gedung kelas dan asrama. Itu adalah capaian dan anugerah Tuhan yang dititipkan untuk adik-adik. Kalau tidak ada halangan Desember asrama selesai, begtupula dengan gedung kelas,” ujarnya.

Secara khusus, Suwindia meminta kepada seluruh Mahasiswa Baru STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja untuk nantinya menuliskan satu kata bijak dan diunggah pada media sosial. Kata bijak tersebut harus menggambarkan kerukunan antar umat beragama atau moderasi beragama. Ia ingin semangat ini bisa ditanamkan, sehingga STAH Negeri Mpu Kuturan bisa menjadi lembaga yang hadir di tengah masyarakat untuk memperkuat moderasi beragama, dan mampu memberikan solusi atas permasalahan yang tengah terjadi.

“Nilai ini bentuk literasi kita menyampaikan semangat kebaikan. Silahkan muat dimedsos, kita sedang bergerak untuk meliterasi media social agar bersama menangani hoax dan narasi kebencian. Kampus kita akan hadir untuk memberikan solusi terhadap permahasalahan social yang terjadi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia PKKMB STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja tahun 2021 I Putu Ariyasa Darmawan, M.Ag, dalam laporannya menjelaskan, tujuan pelaksanaan PKKMB tahun 2021 adalah untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru agar dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus dan sistem pendidikan di perguruan tinggi.

Selain itu, PKKMB juga untuk memperkenalkan sistem pembelajaran dan kehidupan sivitas akademika dengan menanamkan nilai-nilai dasar pendidikan dan tri dharma perguruan tinggi. Termasuk memperkenalkan hak dan kewajiban sebagai mahasiswa, sebagai insan pradewasa, bagi diri dan lingkungan sekitar. Dan merancang hari esok generasi unggul yang mandiri dan bertanggung jawab, serta mewujudkan mahasiswa menjadi pembelajar yang lincah dan tangguh (powerful agile learner)

“Hasilnya nanti adalah, mahasiswa memahami arti pentingnya pendidikan yang akan ditempuhnya, pendidikan karakter dan pengembangan kompetensi bagi pembangunan bangsa serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Serta terciptanya persababatan dan kekeluargaan antar mabasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan, dan siap menyongsong era society 5.0,” jelas Aryiyasa.

Dalam kegiatan PKKMB yang berlangsung selama tiga hari tersebut, Mahasiswa Baru juga akan mendapatkan materi dari sejumlah narasumber yang berkompeten. Diantaranya Penanggulangan dan Pencegahan bahaya Covid 19, Bahaya Narkoba Untuk Diri Sendiri dan Orang Lain, Motivasi dan Menjadi Entrepreneur di Usia Muda, Komitmen Penerapan Zona Integritas di Kalangan Milenial, Penggunaan Media Sosial yang Sehat di masa Pandemi, serta Menjadi konten creator yang baik dan mengedukasi. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.