Sekaa Genjek “Bulu Miik” STAHN Mpu Kuturan Getarkan Panggung Auditorium Undiksha

STAHN Mpu Kuturan Raih Juara II Lomba Geguritan Se-Bali
August 30, 2022
UKM Bahasa Inggris Gelar Speech Contest 2
September 1, 2022

SINGARAJA, HUMAS – Penampilan Sekaa Genjek “Bulu Miik” STAH Negeri Mpu Kuturan berhasil menggetarkan panggung pembukaan Inbis Open House 2022 Undiksha Singaraja yang berlangsung di Gedung Auditorium Kampus setempat Rabu, 31 Agustus 2022.

Menariknya, penampilan Sekaa Genjek “Bulu Miik” ini merupakan penampilan perdana yang memang dibentuk untuk memeriahkan kegiatan Inbis Open House 2022 yang akan berlangsung hingga 2 September 2022 mendatang. Penampilan sekaa genjek yang dikolaborasikan dengan tarian joged ini pun berhasil membius ratusan orang yang memenuhi gedung Auditorium Undiksha Singaraja.

Koordinator Sekaa Genjek “Bulu Miik” STAHN Mpu Kuturan Singaraja I Putu Ardiyasa, S.Sn., M.Sn, menjelaskan, filosofi penamaan Bulu Miik ini berdasarkan pada sekaa genjek ini yang memang baru lahir dan masih perlu banyak belajar serta bimbingan. Terlebih lagi, untuk pementasan kali ini memang dilakukan dalam waktu yang singkat. “Persiapan hanya tiga hari, tiga kali latihan, dua jam dalam setiap latihan. Memang  singkat tapi produktif,” jelasnya.

Dalam penampilan perdana ini, sekaa genjek yang beranggotakan Dosen, Pegawai, dan Mahasiswa STAHN Mpu Kuturan Singaraja ini membawakan konsep tentang konflik antara orang tua dan anak. Dimana fenomena ini kerap terjadi pada lingkungan masyarakat. Dimana seorang anak yang pergi merantau ke kota besar entah untuk bekerja atau melanjutkan pendidikan, justru kebablasan dalam menjalani kehidupan.

“Makanya dalam lirik gendingnya kita sisipkan tentang Tata Susila. Inilah yang harusnya  dipakai dasar untuk bisa menjalankan swadarma agama, dan swadharma negara. Kita harus ingat dengan karang awak, dimana kita dilahirkan kita harus kembali, jangan sampai lupa tanah kelahiran. Kehidupan dirantauan dan tempat kelahiran harus seimbang,” ujar Ardiyasa.

Menariknya, sekaa genjek bulu miik mengkolaborasikan beberapa alat music. Mulai dari Kendang, Suling, Petuk, gamelan mulut, serta alat music penting. Alat music penting ini merupakan alat music tradisional Kabupaten Karangasem. Dimana bahan yang digunakan untuk membuat alat musik ini dari kayu dan senar. Suaranya menyerupai mandolin.

“Kiblatnya genjek ini dari Karangasem, kita menggunakan instrument penting, dari Karangasem. Kita mengkolaborasikan dengan gong dan gamelan mulut atau genjek itu sendiri. Ini bisa saja kita sebut genjek kolaborasi atau genjek inovatif,” pungkas Ardiyasa.

Disisi lain, Inbis Open House 2022 dengan tema “Product Inkraft Buleleng” ini merupakan kerjasama Inkubator Bisnis Universitas Pendidikan Ganesha bekerjasama dengan STAHN Mpu Kuturan Singaraja dan Alfaprima Singaraja. Selain menampilkan kesenian genjek, STAHN Mpu Kuturan juga memamerkan beberapa produk yang dihasilkan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seperti banten, wayang yang berbahan karton, dan beberapa lainnya. (hms)

Comments are closed.