Proses Pembangunan Asrama Mahasiswa, Tim Kementerian PUPR Pusat adakan Koordinasi

PENGUMUMAN JADWAL SELEKSI WAWANCARA PENERIMAAN PRAMUBAKTI DI LINGKUNGAN SEKOLAH TINGGI AGAMA HINDU NEGERI MPU KUTURAN SINGARAJA
December 21, 2020
PENGUMUMAN KELULUSAN SELEKSI PRAMUBHAKTI DI LINGKUNGAN SEKOLAH TINGGI AGAMA HINDU NEGERI MPU KUTURAN SINGARAJA
December 28, 2020

Sarana dan prasarana menjadi persoalan yang krusial dalam memberikan layanan pendidikan yang maksimal bagi peserta didik. Motivasi yang tinggi dari peserta didik akan semakin mantap jika sarana maupun prasarana memberikan akses yang baik kepada mereka. STAHN Mpu Kuturan berupaya menggandeng berbagai pihak dalam melengkapi standar sarana dan prasarana untuk memudahkan akses tersebut. Senin (21/12) koordinasi dilakukan Tim PUPR Pusat dalam rencana pembangunan asrama bagi mahasiswa. Wakil Ketua II STAHN Mpu Kuturan Singaraja Ida Made Windya, S.Ag., M.Ag menjelaskan rencana yang dipaparkan Tim PUPR saat koordinasi tadi. Pembangunan tower akan dilakukan bertahap dengan skema desain hingga anggaran dan segala kelengkapannya akan di bantu oleh PUPR Pusat. Gedung akan dibangun 3 lantai dengan jumlah sekitar 42 kamar.

“Tadi tim konsultan PUPR Pusat memaparkan bahwa bangunan yang direncanakan sebanyak dua tower akan dilaksanakan bertahap. Desain, anggaran termasuk isi dari asrama akan dibantu oleh PUPR, jadi mahasiswa tinggal masuk untuk menempati kamar pada gedung yang memiliki 3 lantai dengan total 42 kamar”, tuturnya.

Ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja Dr. I Gede Suwindia, MA. merasa sangat senang atas progres dari kerjasama pembangunan asrama. Ia akan mengutamakan bagi mereka yang berasal dari luar bali untuk mendiami asrama tersebut. Disamping itu ia juga mengingatkan tim agar jangan lupa menonjolkan desain Bali dalam bangunan yang akan dibangun pada tahun 2021ini.

“Kami mewakili civitas akademika sangat senang dan bahagia atas proses yang sudah sampai pada tahap ini. Asrama ini akan diperuntukan bagi mahasiswa dan diutamakan yang berasal dari luar Provinsi Bali. Kami juga berpesan pada tim walaupun merupakan bantuan pusat, namun bagunan nantinya dapat menggunakan desain yg berisi ornament khas Bali”, papar pria asal Karangasem ini.

Konsultan PUPR Pusat I Wayan Winarta menggambarkan kamar pada bangunan yang akan dibangun ini ialah tipe 36 yang dapat menampung 4 orang dalam 1 kamar. Kamar dilengkapi dengan kamar mandi dalam dan tempat menjemur pakaian. Kasur, kursi, meja belajar juga akan di bantu dari pusat. Nantinya bangunan yang jadi akan diserahkan dan menjadi asset STAHN Mpu Kuturan Singaraja.

“Kamar yang akan ada dalam tower tersebut memiliki tipe 36 dengan daya tampung 4 orang dalam 1 kamar. Kamar sudah dilengkapi kamar mandi dan tempat berjemur yang akan ditata sedemikian rupa. Meubel seperti Kasur, kursi dan meja belajar juga masuk dalam bantuan pusat. Kesemua hal tersebut akan diserahkan kepada STAHN Mpu Kuturan dan langsung menjadi aset”, Tegasnya.

Rapat koordinasi yang diikuti oleh Ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Wakil Ketua II, dan Tim Konsultan Kementrian PUPR Pusat ini juga menjelaskan hal-hal teknis yang perlu disiapkan sembari menunggu anggaran pasti yang akan digelontorkan PUPR untuk pembangunan asrama tahun 2021 nanti. Tim juga memberikan saran tentang bagaimana tata kelola pembanguan yang baik, sehingga memaksimalkan lahan yang ada tanpa mengorbankan nilai estetik kampus tersebut. Salah satu yang disarankan ialah membuat level pada banguan yang akan dibangun pada stuktur tanah yang agak menurun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.