Prodi SAPBB STAHN Mpu Kuturan Beri Pelatihan Digitalisasi Aksara Bali

Webinar Communicator Space, Sebarkan Narasi Positif Sebagai Public Speaker
September 28, 2021
Penyelarasan Pagu Anggaran 2022, STAH Negeri Mpu Kuturan Menuju Green Art Smart Campus
October 1, 2021

SINGARAJA, HUMAS – Program Studi Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali, Jurusan Dharma Acarya, Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja memberikan pelatihan untuk digitalisasi Aksara Bali kepada Guru Bahasa Bali se Kabupaten Buleleng Rabu, 29 September 2021.

Pelatihan yang berlangsung di SMP Negeri 2 Singaraja Itu serangkaian dengan Pengabdian Masyarakat yang mengambil tema Komputerisasi Aksara Bali. Tujuannya, untuk memberikan keterampilan dan pemahaman dari sudut pandang yang baru bagi Guru Bahasa Bali SMP se KabupatenBuleleng ditengah-tengah kondisi pandemi yang mendorong guru Bahasa Bali memiliki keterampilanTeknologi Informasi.

Kegiatan diikuti 22 guru bahasa Bali SMP se Kabupaten Buleleng yang merupakan perwakilan dari masing-masing Kecamatan. Dalam pelatihan, peserta mendapatkan informasi tentang Komputerisasi Aksara Bali – pelatihan pengetikan aksara Bali dan pemasangan aplikasi Bali Simbar Dwijendra bagi rekan-rekan guru yang belum memiliki aplikasi tersebut.

Sekretaris Jurusan Dharma Acarya I Ketut Suparya dalam sambutannya mengatakan, saat masa pandemi, Guru dituntut menguasai teknologi Infomasi untuk pembelajaran secara daring, agar materi yang disampaikan dapat lebih interaktif.

Kegiatan ini pun menjawab tantangan tersebut. Dimana Prodi SAPBB memfasilitasi Guru Bahasa Bali yang tergabung dalam Ikatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bahasa Bali (MGMP) Bahasa Bali SMP di Kabupaten Buleleng.

“Jadi kami latih penggunaan serta pengaplikasian aksara Bali dalam bentuk pengetikan dan digitalisas iuntuk mendukung kinerja guru masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Prodi Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali Made Susila Putra., M.Pd mengatakan, kegiatan pengabdian ini merupakan program kerja prodi yang sudah direncanakan dari tahun lalu yang sudah masuk dalam renja prodi.

“Kami harap kegiatan ini menjadi tonggak awal kerjasama antara MGMP SMP Kabupaten Buleleng dengan SAPBB dalam mengembangkan Pendidikan Bahasa Bali disemua jenjang,” katanya.

Di sisi lain, Ketua MGMP Bahasa Bali I Ketut Sunarda., M.Pd.H. menyambut baik pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi ini. Menurutnya, kegiatan ini harusnya terlaksana beberapa bulan lalu. Namun harus tertunda karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM.

“Beruntung, dengan jumlah kasus harian yang terus melandai, kegiatan ini akhirnya dapat terselenggara setelah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait,” singkatnya. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.