Penyelarasan Pagu Anggaran 2022, STAH Negeri Mpu Kuturan Menuju Green Art Smart Campus

Prodi SAPBB STAHN Mpu Kuturan Beri Pelatihan Digitalisasi Aksara Bali
September 29, 2021
Prodi Filsafat Hind Gelar Pengabdian, Siap Terlibat Pengembangan Taman Gumi Banten Wanagiri
October 2, 2021

SINGARAJA, HUMAS – Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja menggelar Penyelarasan Paggu Anggaran Tahun 2022. Arah Kebijakan di tahun mendatang masih tentang pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembangunan fisik.

Pelaksanaan penyelarasan pagu anggaran itu berlangsung di sebuah Hotel di Desa Candi Kuning, Tabanan, dan berlangsung selama tiga hari sejak 30 September hingga 2 Oktober 2021. Kegiatan diikuti oleh seluruh unit kerja di Lingkup STAH Negeri Mpu Kuturan dengan menghadirkan beberapa narasumber. Diantaranya adalah Plt. Sekretaris Ditjen Bimas Hindu, Ni Wayan Pujiastuti.

Ketua Panitia yang juga Wakil Ketua II Bidang Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Ida Made Windya, S.Ag. M.Ag dalam laporannya menyebutkan, rapat koordinasi penyelarasan pagu anggaran ini digelar dengan tujuan untuk menyamakan persepsi arah kebijakan dan sinkronisasi kegiatan dan anggaran STAH Negeri Mpu Kuturan tahun 2022.

Selain itu juga untuk melaksanakan skema anggaran STAHN Mpu Kuturan di masa Pandemi Covid-19, termasuk melakukan penajaman terhadap kegiatan dan anggaran tahun 2022.

“Rapat ini merupakan pertemuan penting guna mendapatkan inormasi dan arahan kebijakan serta langkah-langkah kongkrit perencanaan anggaran 2022 serta mengevaluasi kegiatan di tahun anggaran 2021,” jelas Windya.

Sementara itu, Ketua STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja Dr. I Gede Suwindia, M.A mengatakan, beberapa arah kebijakan prioritas di tahun 2022 mendatang adalah peningkatan kualitas SDM untuk penguatan visi bersama. Selain itu, masih ada beberapa pembangunan infrastruktur yang akan dilaksanakan yakni Pembangunan Gedung Kelas baru untuk jurusan Dharma Sastra dan Brahma Widya.

“Kita akan mencoba meloby ke BUMN untuk mendapatkan hibah auditorium, rencana kita akan komunikasi untuk itu dan astungkara kita dapat. Beberapa lainnya pembangunan penyengker dan melanjutkan ukiran dari Pura yang dipakai Lab Praktik Keagamaan,” ujarnya.

Kemudian dari sisi penguatan kelembagaan, tahun 2022 mendatang juga akan ditargetkan untuk menuntaskan akreditasi institusi, dan kemudian dilanjutkan dengan peningkatan status dari Sekolah Tinggi menjadi Institut. Suwindia juga menargetkan agar STAH Negeri Mpu Kuturan SIngaraja ditahun yang akan datang menjadi Kampus Rujukan, sesuai dengan agenda besar Presiden dan juga kementerian Agama RI untuk memperkuat NKRI, Penguatan nilai pancasila, dan moderasi.

“Kita ingin kampus kita menjadi tempat bertanya tentang aspek kerukunan, moderasi, adat budaya dan agama, termasuk permasalahan sosial lainnya. Kita harus mampu memberikan jalan tengah dari berbagai macam kepentingan dan permasalahan. Kita namakan kampus the resolution of conflict,” tegasnya. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.