Pemilihan Agen Perubahan STAH Menuju Zona Integritas

Organisasi Kemahasiswaan Jadi Garda Terdepan STAHN Mpu Kuturan
February 10, 2021
Dukung Edaran Gubernur Bali, Civitas Akademika STAH Wajib Gunakan Busana Endek Setiap Selasa
February 18, 2021

Reformasi birokrasi berpengaruh penting dalam menciptakan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Biroraksi Bersih/Melayani (WBBM) di lingkungan kerja. Untuk mewujudkannya, Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja saat ini tengah menyiapkan tiga orang sebagai calon agen perubahan.

Wakil Ketua II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan STAHN Mpu Kuturan Singaraja Ida Made Windya, S.Ag. M.Ag di ruang kerjanya menjelaskan, sosok agen perubahan atau agent of change sangat diperlukan untuk membangun Zona Integritas (ZI) dan menciptakan tata kelola organisasi yang bersih, pelayanan publik optimal, kapasitas dan birokrasi yang akuntabel, serta profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM).

STAHN Mpu Kuturan sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Agama Hindu Negeri di Bali Utara tengah menyiapkan tiga orang sebagai calon agen perubahan. Mereka masing-masing Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian pada MasyarakatDr. I Nyoman Miarta Putra. S.Ag., M.Ag, Kepala Pusat Penjaminan Mutu Dr. Putu Sanjaya, S.Ag, M.Pd.H, dan Sekretaris Jurusan Dharma Acarya I Ketut Suparya, M.Pd.

Menurut Ida Made Windia, proses pemilihan dilakukan dengan cara e-polling yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup STAHN Mpu Kuturan Singaraja. Dari ketiganya yang nantinya terpilih, harus menjadi teladan guna membawa perubahan kearah yanglebih baik, memiliki program kerja yang jelas, termasuk nantinya akan menjadi contoh terdepan dalam melakukan perubahan.

“Misalnya taat hukum, taat aturan, disiplin, punya inovasi dalam rangka sekarang jaman milenial, dengan menggunakan media dalam berinovasi di STAH kedepan, untuk mewujudkan good goverment,”jelasnya.

Dengan keberadaan agen perubahan di lingkungan STAHN Mpu Kuturan Singaraja, target untuk mewujudkan lembaga sebagai Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Biroraksi Bersih/Melayani (WBBM) akan bisa tercapai. Sehingga, akan membawa dampak yang baik tidak hanya untuk lingkungan kampus, namun juga memberikan dampak positif di lingkungan masyarakat.

“Kita berharap calon yang nantinya terpilih dan ditetapkan, tetap menjaga komitmennya, agar selalu berpegang teguh sesuai janji diawal seperti visi misi dan program kerja dijalankan sesuai rencana. Kita akan berkolaborasi dengan Tim ZI yang telah dibentuk,”kata Windia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.