Peduli Korban Gempa, STAHN Mpu Kuturan Salurkan Bantuan di Karangasem dan Bangli

Ratam Jurusan Brahma Widya, Mewujudkan Solidaritas, Menyatukan Perbedaan, Menuju Kesuksesan
October 22, 2021
Mahasiswa STAHN Mpu Kuturan Borong Gelar Juara Tingkat Nasional
October 27, 2021

SINGARAJA, HUMAS – Gempa yang terjadi mengguncang Kabupaten Karangasem dan Bangli pada Sabtu (17/10) pekan lalu mendatangkan beragam simpati dari berbagai kalangan. Salah satunya dari sivitas akademika STAHN Mpu Kuturan Singaraja dengan menggalang donasi untuk disumbangkan.

Dana yang terkumpul tersebut kemudian dikonversi ke dalam bentuk sembako. Ada pula sumbangan berupa  pakaian layak pakai. Kemudian sumbangan diserahkan oleh Dirjen Bimas Hindu,  Dr. Tri Handoko Seto, S. Si. M. Sc didampingi Direktur Pendidikan Pendidikan, Gusti Made Sunartha.

Wakil Ketua II STAHN Mpu Kuturan Singaraja Ida Made Windya yang ikut menyerahkan donasi pada Minggu (24/10) mengatakan jika kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sivitas akademika baik pimpinan, dosen, pegawai hingga mahasiswa atas bencana gempa bumi yang terjadi di Karangasem dan Bangli.

Bantuan yang diberikan pun jenisnua beragam. Mulai dari pakaian layak pakai hingga donasi berupa uang, yang kemudian digunakan untuk membeli sembako.

“Kami ikut berduka atas bencana yang terjadi di Karangasem dan Bangli. Semoga bantuan yang kami berikan bisa sedikit meringankan beban, dan masyarakat bisa bangkit lagi, ” Jelasnya.

Sementara itu, Dirjen Bimas Hindu Hindu Tri Handoko Seto mengatakan pihaknya telah melibatkan lima Perguruan Tinggi Hindu di Bali untuk menggalang donasi bagi warga terdampak gempa. Seperti STAHN Mpu Kuturan Singaraja, UHN Bagus Sugriwa, UNHI Denpasar, STKIP AH Singaraja dan STKIP Amlapura.

Tri Handoko menyebutkan, Bimas Hindu memiliki fungsi pelayanan keagamaan dan pendidikan, maka sesungguhnya menyentuh hampir seluruh unsur masyarakat. Di Bali karena terjadi bencana gempa Bumi, maka banyak pura dan lembaga pendidikan terdampak gempa.

“Sehingga kami memanfaatkan anggaran pengabdian masyarakat melalui perguruan tinggi untuk bisa membantu masyarakat. Dan tidak cukup sampai disini. Karena akhirnya tahun anggaran sangat terbatas. Semeoga bisa dilakukan tahun depan. Untuk membantu pura yang terdampak, “paparnya.

Pihaknya berharap agar bantuan ini bisa meringankan sedikit beban yang dirasakan masyarakat.

Proses penyaluran bantuan pun dilakukan di dua tempat. yang di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem dan di Pelabuhan Trunyan, Kecamatan Kintamani, Bangli. (Hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published.