Materi Organisasi Mahasiswa tutup kegiatan PKKMB STAHN Mpu Kuturan Singaraja

PKKMB Hari Kedua Diisi Sosialisasi Narkoba dan Antikorupsi
September 24, 2020
Dukung Pelaksanaan Protokol Kesehatan, Ormawa STAHN Mpu Kuturan Singaraja Bagikan 4000 Masker
September 30, 2020

Generasi milenial bukan hanya dituntut mengikuti perkembangan teknologi, namun juga jeli melihat peluang yang ada dalam berbagai kondisi. Masa pandemi seperti saat ini bukan menjadi halangan dalam menuangkan ide dan gagasan bagi generasi muda khususnya mahasiswa STAHN Mpu Kuturan Singaraja. ini terungkap dalam penyampaian materi PKKMB hari ke-3 STAHN Mpu Kuturan Kamis (24/09). Ketua Senat STAHN Mpu Kuturan Singaraja Ketut Suara Antara dalam pemamparan tugas dan fungsi senat mengungkapkan jarak, situasi dan kondisi saat ini bukan menjadi alasan untuk berkreatifitas. Ia mendorong rekan-rekan mahasiswa baru setelah penutupan PKKMB untuk bergabung dalam ormawa di STAHN Mpu Kuturan Singaraja sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki.

“Jarak, Situasi, dan kondisi bukan alasan untuk tidak bekarya. Kita sebagai generasi muda harus melihat ini sebagai peluang mengasah ide dan gagasan. Maka dari itu kami mengajak teman-teman sekalian mahasiswa baru setelah pelaksanaan kegiatan ini untuk bergabung dalam organisasi yang ada di kampus baik itu Senat, BEM, HMJ, HMPS ataupun UKM”, Jelasnya

Sejalan dengan hal tersebut Ketua BEM STAHN Mpu Kuturan Singaraja Ketut Heri Saputra menjelaskan kondisi pandemi ini tidak boleh mematikan semangat berkarya generasi muda hindu. Di sisi lain harus kita pahami mungkin akan terasa lambat karena membutuhkan penyesuaian, namun jangan sampai berhenti secara total.

“Jangan biarkan pandemi menghapus semua ide dan gagasan kita, bahkan jika memahami kondisi tentu akan menjadi dorongan kuat bagi kita untuk membuat lompatan lebih jauh dan melakukan perubahan besar tentu kearah yang lebih baik. wajar saja tidak semua mampu beradaptasi dengan cepat. tidak masalah seberapa lambat kita asalkan kita tidak berhenti”, Ujar mahasiswa yang akrab disapa heri.

Ketua Panitia Ida Bagus Gede Paramita mengungkapkan tujuan pelaksanaan PKKMB tahun 2020 ialah memperkuat karakter mahasiswa baru yang nantinya memberikan sumbangsih pada negara. Ia juga mengingatkan bagimana Presiden RI pertama menggambarkan pemuda sebagai sosok yang tangguh.

“Pelaksanaan PKKMB 2020 sesungguhnya harus memberi dampak pada mahasiswa yang merupakan pusat daripada di setiap perubahan yang terjadi di negara kita ini. keyakinan kami diperkuat dengan pernyataan Presiden pertama RI Ir. Soekarno yang mengatakan mengumpulkan sepuluh pemuda akan dapat guncangkan dunia”, Tegasnya.

Salah seorang peserta PKKMB tahun 2020 Komang Serlina mengutarakan kesan yang berbeda dalam pelaksanaan kegiatan. Jika dibandingkan dengan kegiatan-kegiatan sebelum pandemi ini menjadi hal yang baru baginya. Selain itu apresiasi diberikan kepada panitia yang telah meluangkan waktu dan tenaga khususnya dalam menghadapi beberapa karakter mahasiswa baru yang berbeda-beda.

“Kegiatan seperti ini menjadi pengalaman pertama yang saya rasakan terutama penugasan secara online ini tidak biasa dilakukan sebelumnya. Untuk panitia saya ucapkan terima kasih karena sudah baik dalam merancang kegiatan, terutama sabar menghadapi beberapa teman-teman yang kurang memahami dalam membuat tugas. Terutama Ketua BEM Kakak heri yang sempat meluangkan waktu walau sibuk di tengah pelaksanaan KKN”, Tutur gadis cantik asal pegadungan, sukasada ini.

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan mahasiswa baru pada hari ini merupakan rangkaian akhir dalam pelaksanaan PKKMB STAHN Mpu Kuturan Singaraja. sebelum acara di tutup panitia memberikan tugas akhir berupa membawa bibit pohon guna penghijauan dengan jadwal dan pembagian memperhatikan protokol kesehatan. PKKMB tahun 2020 ditutup secara resmi oleh ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja dengan pesan bahwa kegiatan tahun ini mengedepankan semangat kekeluargaan dengan output berbasis pada produk yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat. (har/hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published.