Kaderisasi tetap berjalan, BEM STAHN Mpu Kuturan gelar Latihan Kepemimpinan Online dan Offline

STAHN Mpu Kuturan Singaraja Gelar Bakti Sosial
November 3, 2020
Gubernur Koster Dorong STAHN Mpu Kuturan Singaraja naik Status dari Sekolah Tinggi Menjadi Institut
November 5, 2020

Masa muda dengan semangat yang terus berkobar terus mencari celah dalam melakukan inovasi dalam berbagai kondisi. Kurang lebih 8 bulan sejak pemerintah menetapkan status pandemi covid-19, segala aktivitas terus dibatasi. Walau sudah memasuki kondisi new normal penyebaran virus tetap menghantui masyarakat, namun ini bukan menjadi penghalang mahasiswa STAHN Mpu Kuturan dalam membentuk kader-kader pemimpin masa depan. Melalui pelaksanaan Latihan Kepemimpinan Manajemen Organisasi (LKMO) BEM STAHN Mpu Kuturan tetap menjalankan program pembentukan kadernya, Senin (02/11). Bertempat di Aula STAHN Mpu Kuturan Singaraja pembukaan LKMO digelar secara online dengan mengusung tema “Membentuk Karakter dan Jiwa Leadership Berintelektual Berlandaskan Abhinaya Naratama”. Ketua Panitia Pelaksana Luh Putu Ade Ika Surya Dharma Putri melaporkan mengenai tujuan kegiatan LKMO tahun ini. ia juga melaporkan mengenai teknis pelaksanaan kegiatan yang dilakukan secara online namun tetap terdapat kegiatan offline.

“Kita membutuhkan generasi muda yang berkualitas dan kompetitif dari segala bidang untuk mengisi dan membangun bangsa dan negara. Pengalaman dan pengetahuan yang nanti kita peroleh akan menambah modal, karena itulah LKMO ini dilaksanakan. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 3 November 2020 secara online dan selanjutnya 7 sampai 10 November 2020 secara offline. Dimana saat offline akan dibagi secara shift agar mengikuti protokol kesehatan”, paparnya.

Ia menjelaskan mengenai peserta yang mengikuti LKMO tahun ini melalui tahap seleksi yang ketat oleh panitia. Sementara yang terlibat dalam kepanitiaan merupakan gabungan dari SENAT dan BEM STAHN Mpu Kuturan Singaraja periode 2020-2021.

“Keseluruhan peserta adalah mahasiswa dan mahasiswi STAHN Mpu Kuturan yang telah melalui tahap seleksi penerimaan peserta pada sabtu 17 Oktober 2020. Panitia Pelaksana LKMO merupakan gabungan dari organisasi kemahasiswaan SENAT Mahasiswa dan BEM STAHN Mpu Kuturan Singaraja”, imbuh gadis manis dari Prodi Hukum Hindu ini.

Wakil Ketua III STAHN Mpu Kuturan Singaraja Ida Bagus Wika Krishna, S.Ag., M.Si dalam sambutan mewakili Ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja berpesan agar peserta yang mengikuti kegiatan LKMO serius dan disiplin melaksanakan arahan dan petunjuk panitia. Disamping itu ia juga menjelaskan pentingnya berorganisasi sebagai pondasi dasar pembentukan karakter generasi muda Hindu.

“Adik-adik mahasiswa peserta LKMO tahun ini agar mengikuti setiap materi secara serius karena ini akan menjadi bekal untuk kalian, lalu kalian juga harus disiplin mengikuti arahan dan petunjuk panitia yang telah merancang kegiatan sedemikian rupa. Seperti yang disampaikan ketua panitia bahwa adik-adik jika ingin mampu bersaing di dunia harus menempa diri dan memperkuat karakter dengan mengikuti organisasi, tentu ini akan berdampak positif kedepanya bagi calon-calon pemimpin umat di masa depan”, Tegasnya.

Peserta LKMO Ni Putu Lisna Yani mengungkapkan kesan yang mendalam saat mengikuti kegiatan di masa pandemi. Ia juga memberikan motivasi kepada sesama peserta dan juga panitia agar terus bersemangat hingga kegiatan ini berakhir.

“Saya merasa sangat senang bisa menjadi peserta dalam kegiatan LKMO ini, yang mana bisa menambah wawasan saya dalam memanajemen organisasi nantinya. Buat teman-teman peserta dan juga kakak-kakak panitia agar tetap semangat karena kegiatan ini bermanfaat buat kita semua”, ungkap gadis yang tergabung dalam kelompok Suku Sasak pada LKMO saat ini.

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Ketua III STAHN Mpu Kuturan Singaraja diikuti oleh 60 orang peserta yang terdiri dari 20 orang peserta putra dan 40 orang peserta putri. Dalam kegiataan pembukaan ini dihadiri oleh Ketua P3M, Kejur Dharma Acarya, Sekjur Dharma Duta, Sekjur Brahma Widya, perwakilan dosen Dharma Duta, Ketua BEM STAHN Mpu Kuturan Singaraja dan seluruh jajaran panitia pelaksana. Materi online dan offline diberikan merupakan wujud inovasi penyelenggaraan pelatihan yang tetap mematuhi protokol kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.