PERAN KELUARGA DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN KREATIF ANAK USIA DINI

I Made Lestiawati

Sari


Manusia adalah entitas yang akan terus bertumbuh dan berkembang tanpa henti, sebab salah satu tanda atau kriteria dari makhluk hidup adalah tumbuh dan berkembang. Pendidikan anak usia dini merupakan tahap awal yang sangat penting untuk diterapkan dan dilaksanakan. Namun sangat disayangkan bahwa masih banyak keluarga yang tidak menyadari bahwa sikap orangtua yang otoriter terhadap anak akan mematikan bibit – bibit kreativitas anak anak, sehingga ketika menjadi dewasa hanya mempunyai kreativitas yang sangat terbatas. Hak dasar anak sudah diakomodir dalam UUD 1945 Pasal 28B ayat 2:"Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi", Seperti  kita ketahui bahwa perkembangan dan pertumbuhan anak dimulai sejak dini dan ini merupakan pondasi paling fundamental bagi terbentuk dan terciptanya masa depan anak yang edukatif. Anak – anak mempunyai perkembangan mental, spiritual, dan moral yang potensial untuk dibangun. Upaya – upaya yang perlu dilakukan adalah mengamati anak dengan cermat, mendorong kemandirian anak dalam melakukakan sesuatu, merangsang anak untuk tertarik mengamati dan mempertanyakan benda yang dilihat, dan memberikan kesempatan anak untuk mengembangkan imajinasinya. Ciri – ciri keluarga orang kreatif yaitu : Menghargai anak sebagai pribadi, memberikan contoh yang baik, menaruh perhatian pada pengembangan bakat, memberikan patokan etis yang jelas, kurang khawatir tentang anak, dan keluarga kerap berpindah. Semua hal-hal tersebut akan merangsang perkembangan fungsi otak kanan yang penting untuk kreativitas anak yaitu: berfikir divergen (meluas), intuitif (berdasarkan intuisi), abstrak, bebas, simultan.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.