HMPS PGSD STAHN Mpu Kuturan Gelar Sharing Is Caring, Tumbuhkan Semangat Belajar Dimasa Pandemi

P3M Ingatkan Mahasiswa Laksanakan PKL Dengan Tetap Menjaga Nama Baik Lembaga
August 14, 2021
PKL Jadikan Mahasiswa Brahma Widya Semakin Inovatif
August 16, 2021

Ketua STAHN Mpu Kuturan SIngara Dr. I Gede Suwindia, M.A membuka kegiatan Sharing Is Caring yang digelar HMPS PGSD secara Virtual Senin, 16 Agustus 2021

SINGARAJA, HUMAS – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja menggelar Sharing Is Caring. Kegiatan ini untuk membangun dan menumbuhkan serta meningkatkan semangat belajar dimasa Pandemi.

Kegiatan yang mengambil tema Cara Menumbuhkan Semangat Kemerdekaan dalam Pendidikan di Masa Pandemi itu dibuka langsung Ketua STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja Dr. I Gede Suwindia, M.A secara daring pada Senin, 16 Agustus 2021. Berlangsung selama sehari, kegiatan tersebut menghadirkan dua orang narasumber. Mereka masing-masing Ni Putu Eni Astuti, S.Pd, M.Pd dari Institute Teknologi Dan Pendidikan (ITP) Markandeya Bali serta Ni Nyoman Kurnia Wati, M.Pd dari STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja.

Dalam sambutannya, Suwindia menyebut jika tema kegiatan masih keterakitan dengan tema Hari Ulang Tahun ke 76 Republik Indonesia tahun 2021. Menurutnya, Sharing Is Caring merupakan salah satu bentuk perhatian yang bertujuan untuk membangun dan menumbuhkan Semangat Kemerdekaan dalam Pendidikan di Masa Pandemi untuk menyambut hari kemerdekaan, serta meningkatkan semangat belajar siswa dalam kondisi pandemi saat ini.

Jika dikaitkan dengan tema besar kemerdekaan lanjut Suwindia, proses pertumbuhan didapatkan dalam situasi yang tidak nyaman. Artinya, harus selalu melakukan adaptasi dalam setiap pertumbuhan.

“Spiritnya adalah, ada proses pertumbuhan dari ketidak nyamanan. Ini adaptasi baru, ini dimaknai pertumbuhan yang mau tidak mau harus dijalani. Ketika itu terjadi kita beradaptasi dengan situasi baru keadaan baru, tapi ambil hikmah positifnya,” jelasnya.

Gede Suwindia menambahkan, pertumbuhan juga harus dibarengi dengan proses penempaan diri dalam kehidupan. Ia pun meyakini jika proses inilah yang akan membuka pintu keberhasilan. Karena dari proses yang ditempa, maka akan ada sebuah kebiasaan positif yang terbangun.

“Hasil dari proses tidak terasa sehari atau dua hari, jangan larut dengan capaian jangka pendek. Proses yang dipersiapkan ditambah dengan peluang, disitulah baru akan merasakan kenikmatan,”tegasnya. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published.