Gunawan Purnomo Raih Jawara Nasional Dharma Wacana Virtual

Pengabdian PG PAUD STAHN Mpu Kuturan, Bangun Kreativitas Anak Usia Dini Dengan Pengembangan APE
April 18, 2022
Prodi Pendidikan Agama Hindu Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat, Kuatkan dan Tingkatkan Pondasi Beragama Masyarakat
April 23, 2022

SINGARAJA, HUMAS – Gunawan Purnomo, Mahasiswa STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja kembali mengharumkan nama lembaga setelah berhasil menjari Juara Pertama dalam Lomba Video Pendek Dharma Wacana Virtual tahun 2022.

Lomba Dharma Wacana tersebut merupakan kegiatan yang digelar Kanwil Kemenang Daerah Istimewa Yogyakarta bekerjasama dengan PHDI Istimewa Yogyakarta serangkaian dengan perayaan hari Suci Nyepi Tahun Saka 1944. Mahasiswa Prodi Penerangan Agama Hindu ini berhasil mengalahkan sejumlah peserta yang berasal dari beberapa Wilayah di Indonesia.

Dalam lomba kali ini, Gunawan yang juga Ketua UKM Dharma Wacana ini memilih untuk mengangkat topic tentang penyikapi perbedaan dalam Agama Hindu. Dari materi yang disampaikan, Ia ingin mengajak semua elemen masyarakat untuk melakukan introspeksi diri. Karena selama ini, banyak benturan-benturan yang terjadi karena adanya perbedaan yang hanya membuat suasana gaduh di masyarakat.

“Ini sesuai dengan konsep Hari Suci Nyepi, untuk mengawali tahun saka yang baru, kita membuka lembaran baru. Belajar dari tahun sebelumnya tentang permasalahan perbedaan ini, jangan sampai terulang kembali,” jelasnya.

Gunawan mengawali Dharma Wacana dengan memberikan contoh perbedaan dari sebuah benda yang sama, namun memiliki perbedaan tekstur, warna dan sebagainya. Barulah kemudian Ia menyinggung soal perbedaan Agama yang seharusnya menjadi sebuah keindahan. Karena menurutnya, perbedaan Agama dalam Hindu sudah terjawab dalam lontar Wrehaspati Tattwa yang merupakan dialog antara Bhagawan Wrehaspati dengan Bhatara Isvara.

“Bila kita masih saja berseteru dengan orang yang berbeda keyakinan atau agama sama halnya kita berseteru dengan Tuhan yang menciptakan perbedaan. Saya rasa kuncinya cuma satu dalam perbedaan itu yakni saling menghargai,” pungkasnya. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published.