Gali Keunikan Desa, Prodi Teologi Hindu Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Kubutambahan.

Siapkan Generasi Unggul Bermartabat, STAHN Mpu Kuturan Gelar PKKMB Daring
August 24, 2021
PKKMB 2021 Ditutup, Suwindia: Mahasiswa STAHN Mpu Kuturan Harus Sukses Akademik dan Keorganisasian
August 26, 2021

SINGARAJA, HUMAS – Sebagai satuan pemerintah tingkat terendah, akan tetapi desa memiliki posisi strategis dalam pembangunan bangsa. Selain berbagai sumber potensi alam maupun sumber daya manusia, desa memiliki pula potensi adat, budaya dan agama yang jika dikelola dengan maksimal akan berdampak pula dalam pembangunan jati diri bangsa.

Ini terungkap dalam pembukaan pengadian kepada masyarakat yang dilaksanakan Progam Studi Teologi Hindu, Senin (23/8). Ketua panitia pelaksana Yunitha Asri Diantary Ni Made, M.Ag. dalam laporannya menjelaskan latar belakang pelaksanaan kegiatan pengabdian di Desa Kubutambahan. Ia memaparkan bahwa Desa Kubutambahan memiliki kearifan lokal yang cukup beragam dan unik, sehingga ini menjadi potensi besar guna memperkuat jati diri masyarakat desa.

“Kami laporkan bahwa pemilihan lokasi kegiatan di Desa Kubutambahan merupakan wujud kewajiban perguruan tinggi, yaitu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. seperti kita ketahui bersama bahwa Desa Kubutambahan memiliki ciri tradisi keagamaan yang sangat menarik untuk di gali. Dalam upaya tersebut tentu perlu dilakukan usaha-usaha termasuk penguatan terhadap pemahaman masyarakat tentang inti ajaran agama”, urain Dosen Teologi Sosial ini.

Sekretaris Jurusan Brahma Widya I Made Hartaka mewakili Ketua Jurusan dalam sambutannya menambahkan bahwa sebelum kegiatan ini diadakan telah terjalin komunikasi baik antara STAHN Mpu Kuturan Singaraja dengan pemerintah Desa Kubutambahan melalui kegiatan KKN. Melihat apa yang dilakukan sebelumnya dan juga permintaan dari desa, maka kegiatan pengabdian ini dilakukan di Desa Kubutambahan. Selain itu ia juga menjelaskan narasumber yang dihadirkan bukan untuk mengubah tatanan, tetapi lebih kepada penguatan terhadap sraddha dan bhakti umat di desa.

“Pada tahun 2020 STAHN Mpu Kuturan telah melaksanakan KKN di Desa Kubutambahan dan disambut hangat baik oleh pemerintah desa maupun adat. Tentu komunikasi ini akan terus dijaga termasuk permohonan dari desa dalam melaksanakan kegiatan dalam pemberdayaan masyarakat. narasumber yang kami hadirkan merupakan dosen yang berasal dari kampus kami yang dalam penyampaian materi bukan bermaksud mengurui atau bahkan mengubah tatanan, namun lebih kepada penguatan terhadap apa yang sudah ada sehingga semakin mantap baik secara sraddha maupun bhakti”, ujarnya.

Perbekel Desa Kubutambahan Gede Pariadnyana, SH. Sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Program Studi Teologi Hindu. pemerintah desa membuka tangan terhadap setiap kegiatan yang dilakukan di desa. Terlebih harapannya agar setiap tahun dapat dilakukan kegiatan baik dalam bentuk pengadian maupun KKN.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Prodi Teologi Hindu khususnya pengadian kepada masyarakat saat ini. masyarakat sangat haus akan informasi keagamaan untuk menambah pemahaman sesuai dengan sastra yang ada. Kami berharap selanjutnya setiap tahun bisa dilaksanakan kegiatan semacam ini termasuk seperti KKN yang telah dilaksanakan tahun lalu”, jelasnya

Penghulu Desa Adat Kubutambahan Jro Pasek Drs. Ketut Warkadea, M.Si juga mengucapkan terima kasih atas apa yang dilakukan Program Studi Teologi Hindu. dengan kondisi masyarakat Desa Adat Kubutambahan mohon dapat memberikan tambahan pengetahuan tentang beberapa materi yang bersentuhan dengan masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada STAHN Mpu Kuturan Singaraja Khususnya Prodi Teologi Hindu yang dapat melaksanakan pengabdian di Desa Kubutambahan, dengan kondisi masyarakat Desa Adat Kubutambahan dengan keunikan semacam ini mohon diberikan waktu untuk tambahan informasi dan pengetahuan berkaitan dengan tata etika kepemangkuan, serati, dan pemuda”, tegasnya

Pengabdian kepada masyarakat prodi teologi ini akan dilaksanakan secara efektif kurang lebih 3 bulan. Pada kesempatan itu dilakukan penandatangan perjanjian kerjasama antara Jurusan Brahma Widya dengan Perbekel Desa Kubutambahan dan Penghulu Desa Adat Kubutambahan yang disaksikan oleh prajuru, pemangku dan beberapa dosen dari Jurusan Brahma Widya. Diserahkan pula bantuan berupa 2 set tempat cuci tangan dan alat-alat pencegahan covid-19. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.