Bangun Karakter Generasi Muda, Prodi PAH Gelar Pengabdian Masyarakat di Lombok Tengah

Informasi Serta Merta Hasil Akhir Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Formasi Tahun 2021Hasil Akhir Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Formasi Tahun 2021
December 26, 2021
Peringati Hari Amal Bhakti, STAHN Mpu Kuturan Berbagi
December 31, 2021

SINGARAJA, HUMAS – Program Studi Pendidikan Agama Hindu STAHN Mpu Kuturan Singaraja di penghujung tahun 2021 melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat yang bertempat di Dusun Kraning, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, jumat 24 Desember 2021.

Dusun Kraning merupakan salah satu daerah di Kabupaten Lombok Tengah yang merupakan kantong umat Hindu di Pulau Lombok NTB. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat STAHN Mpu Kuturan Singaraja Program Studi Pendidikan Agama Hindu bisa berjalan dengan baik hingga akhir. Masyarakat juga terlihat antusias dengan ditampilkannya Tetabuhan Penyambutan dan Tetabuhan Penutup oleh Sekaa Truna Dusun Kraning.

“Terimakasih saya ucapkan kepada kampus STAHN Mpu Kuturan yang sudah mau datang jauh-jauh dari Bali untuk mengunjungi kami. Untuk diketahui kami disini membutuhkan pembinaan-pembinaan semacam ini agar penguatan keagamaan kami semakin baik, terutama sekali bagi muda-mudi kami, agar bisa bangga menjadi seorang Hindu. Dengan kebanggaan menjadi Hindu, harapannya muda mudi kami akan tetap menjalankan tradisi Hindu yang sudah turun temurun di lakukan,” ujar Kepala Dusun Kraning, Nyoman Murtiyogi.

Sementara, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Hindu Jurusan Dharma Acarya L Eka M. Julianingsih P. SE, S.Pd.H, M.Pd.H mengatakan, komunikasi yang baik antara STAHN Mpu Kuturan Singaraja dengan pemerintah Dusun Kraning, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, NTB sudah terjalin dengan baik.

Kegiatan pengabdian dengan menghadirkan beberapa narasumber, bukanlah untuk mengubah tatanan, tetapi memberikan wawasan dan penguatan sradha bakti umat berlandaskan Tri Kaya Parisudha sesuai dengan tema yang diusung yakni “Implementasi Tri Hita Karana untuk Membentuk Karakter Tri Kaya Parisudha”.

“Harapan saya sebagai Ketua Panitia sekaligus Kepala Program Studi Pendidikan Agama Hindu, agar Kegiatan Pengabdian Masyarakat di kantong-kantong umat Hindu bisa konsisten untuk terus kami lakukan, agar kehadiran lembaga sebagai sebuah wadah pendidikan juga bisa di rasakan oleh masyarakat luas. Terutama di daerah-daerah minoritas,” kata Dia.

Kegiatan pengabdian diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan kepada Kepala Dusun dan Ketua Sekaa Truna oleh Kepala Program Studi dan Perwakilan Dosen Prodi Pendidikan Agama Hindu, dan juga makan bersama dengan tujuan membangun dan menjalin rasa kebersamaan seluruh elemen yang turut serta dalam Pengabdian Masyarakat. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published.