ASN STAHN Mpu Kuturan Ikuti Pelatihan Moderasi Beragama

Peninjauan Kurikulum Prodi PGSD, Optimalisasi Pelayanan Pendidikan Menuju Pembelajaran Kekinian
June 8, 2021
Tingkatkan Ketrampilan Berbahasa, UKM Bahasa Inggris STAHN Mpu Kuturan Gelar Speech Contest
June 11, 2021

SINGARAJA, HUMAS – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja mengikuti kegiatan Pelatihan Moderasi Beragama dan Nasionalisme/Kerukunan Umat Beragama Bagi ASN.

Kegiatan pelatihan tersebut dipusatkan di Aula Kampus STAHN Mpu Kuturan, jalan Kresna Singaraja, yang akan berlangsung selama enam hari sejak 7 Juni hingga 12 Juni 2021. Pelatihan yang digelar Balai Diklat Keagamaan Denpasar itu, sebagai upaya untuk mencapai Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai arahan utama yang ditetapkan oleh Presiden R.I dalam mencapai sasaran Visi Indonesia 2045.

Hal tersebut tertuang dalam Perpres Nomor 18 tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024. Salah satu strategi yang dicanangkan untuk mencapai target pembangunan SDM tersebut diperlukan Pembangunan Karekter yang didalamnya termuat program Moderasi Beragama.

Ketua STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja Dr. I Gede Suwindia dalam sambutannya saat membuka kegiatan pelatihan tersebut mengungkapkan, kegiatan pelatihan ini memang merupakan bagian dari Perintah Presiden Republik Indonesia agar bangsa ini benar-benar menjunjung tinggi spirit Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menjunjung spirit bahwa hidup dinegara yang heterogen.

“Dan kita dihadapkan pada situasi yang terbuka dan heterogen yang terukur. Apabila tidak saling menguatkan dan saling berkomunikasi dengan baik ditengarai akan menjadikan banyak salah persepsi. Apalagi ditengah hiruk pikuk media sosial yang bebas, bisa menimbulkan kesalahpahaman,” ungkapnya.

Dengan demikian, Suwindia memandang jika pelatihan ini sangat mulia yang mengangkat tentang moderasi. Ia pun berharap kedepan STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja bisa melaksanakan kegiatan serupa secara berkesinambungan.

“Untuk melakukan penguatan. Ini penguatan tentang nilai kebangsaan, mudah mudahan berjalan baik, nilai spirit kebangsaan moderasi itu kita bisa perkuat. Semoga ini bisa bermanfaat, tidak semata-maa mengejar jam nya tapi penguatan jati diri kebangsaan menjadi lebih baik,” tegasnya. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.