Akreditasi Institusi STAHN Mpu Kuturan Dikebut, Finalisasi LKPT dan LED Ditarget Rampung September 2021

Artikel STAHN Mpu Kuturan Tentang Reboisasi Raih Harapan 1 Nasional
July 19, 2021
Bangkitkan Semangat Berorganisasi Melalui Rapat Koordinasi Program Kerja Gabungan
July 31, 2021

SINGARAJA, HUMAS – Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan Singaraja memulai proses Akreditasi Institusi. Bahkan, penyusunan Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT) dan Laporan Evaluasi Diri (LED) ditarget rampung pada bulan September 2021 mendatang.

Untuk diketahui, pelaksanaan akreditasi institusi ini sebagai tindak lanjut dari tuntasnya akreditasi pada Program Studi (Prodi) yang ada di STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja. Dimana dari akreditasi tersebut, 10 Prodi mendapatkan nilai Baik, sementara untuk Program Pascasarjana mendapatkan nilai Baik Sekali. Sementara untuk proses akreditasi institusi, STAH Negeri Mpu Kuturan juga telah membentuk Panitia untuk melakukan persiapan termasuk melakukan rapat koordinasi yang dilaksanakan secara virtual pada Selasa, 27 Juli 2021.

Kepala Pusat Penjaminan Mutu (P2M) Stah Negeri Mpu Kuturan Singaraja Putu Sanjaya menjelaskan, akreditasi institusi merupakan sebuah keharusan yang wajib dilaksanakan setelah semua prodi terakreditasi. Menurutnya, akreditasi ini akan dilakukan secara menyeluruh terkait dengan unit kerja pada lembaga baik akademik maupun non akademik. Sehingga, Ia berharap seluruh pihak ikut membantu untuk mensukseskan akreditasi institusi.

“Harapan saya ini akan menjadi tugas dan tanggungjawab bersama untuk mencapai tujuan terakreditasinya dengan hasil minimal baik. Tentunya kita membutuhkan persiapan, energi, kesatuan komitmen, membutuhkan kerjasama satu dengan yang lain saling mendukung dan mensukseskan program ini,” harapnya.

Sementara itu, Ketua STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja Dr. I Gede Suwindia, M.A dalam arahannya meminta jika semua pihak harus memupukkan rasa memiliki terhadap lembaga, sehingga akan tumbuh rasa bertanggungjawab untuk ikut serta mensukseskan akreditasi institusi ini.

Secara khusus, Suwindia mengapresiasi kerja keras semua yang terlibat untuk pelaksanaan akreditasi institusi. Mengingat, rencana awal pelaksanaan ini baru akan dilaksanakan tahun 2022 mendatang, namun sudah bisa dimulai tahun 2021 ini. Dengan adanya komitmen ini, Ia kemudian mendorong agar akreditasi institusi bisa dikebut.

“Saya berharap bisa di up tahun ini, sehingga paling tidak kita sudah mendapatkan surat keterangan proses akreditasi. AL nya paling lambat tahun depan kita sudah dalam posisi aman untuk lembaga. Akreditasi ini membutuhkan bukti fisik sekecil apapun semuanya saling berkontribusi dan saling mengingatkan.  Inilah kerja tim kerja bareng untuk kemudian saling berkomunikasi,” tegasnya. (hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published.